Kamis, 19 September 2013

KHV (Koi Herpes Virus)

PENGUJIAN PENYAKIT KOI HERPES VIRUS (KHV)
PADA BEBERAPA IKAN BUDIDAYA
(The Examination of the KHV (Koi Herpes Virus) Disease on Several Cultured fish Species)
Mustahal1, Manijo2 dan Chandra Kirana
udesojung
Kelautan dan Perikanan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Jl. Raya Jakarta KM. 04 Pakupatan, Serang – Banten
Email : udesojung@yahoo.com
ABSTRAK
       Perkembangan budidaya ikan di indonesia mengalami hambatan dengan berjangkitnya wabah penyakit KHV (Koi Herpes Virus) sejak 2002 yang telah merugikan ratusan miliar rupiah dan masih terus berlangsung hingga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang dapat terinfeksi tetapi dapat berpotensi sebagai pembawa penyakit KHV. Ikan yang diuji adalah ikan konsumsi dan ikan hias meliputi ikan mas (Cyprinus carpio), ikan mujair (Tilapia mosambica), ikan tawes (Puntius javanicus), bawal (Colossoma spp), ikan mas koki (Carassius auratus), dan komet (Carassius carpio),. Pengujian dilakukan dengan melihat gejala kelinis dan pemerikasaan Polymerase Chain Reaction (PCR). Selanjutnya ikan di aklimatisasi dan diinjeksi dengan virus KHV. Pengujian inang alternatif KHV masing-masing dilakukan 3 (tiga) kali ulangan dengan teknik uji kohabitasi (pemeliharaan bersama). Selama pengujian dilakuakan penurunan suhu 3-4oC dan penaikan pH hingga 8. Sebelum diuji coba, ikan tidak menunjukan gejala klinis terserang penyakit dan dalam uji PCR tidak menunjukan terinfeksi KHV. Ikan mas pada uji pendahuluan menunjukan tingkat kematian 40% hingga 80%, masing-masing untuk isolat Padang dan Cirata Jawa Barat. Pada kohabitasi dengan ikan mas yang terinfeksi KHV ikan mas menunjukan tanda-tanda serangan KHV dan menimbulkan kematian sebesar 20% hingga hari ke 9 dan hingga 80% pada hari ke 10. Ikan koi dapat menjadi inang yang cocok bagi KHV. Inang alternatif lain (koki, komet, tawes, mujair, gurame, bawal) yang dikohabitasi dengan ikan mas terinfeksi KHV tidak menunjukkan gejala klinis terinfeksi KHV. Sehingga tidak dapat menjadi inang bagi KHV.

Kata kunci : Penyakit KHV, Infeksi, PCR, ikan budidaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar